AlfredoAndreas’s Weblog

my view..

MARSADA

Artist Name: Marsada
Country: Indonesia

marsada.jpg Marsada adalah sebuah grup dinamis berisi musikus muda dari Sumatra, Indonesia. Sebagai bagian dari grup pribumi Batak Toba, tanah leluhur mereka, sumber informasi mereka adalah pulau tropis Samosir yang indah di Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia.

Marsada artinya “bersama” dalam bahasa Batak, sebuah nama yang cocok untuk sebuah grup yang anggotanya sudah saling mengenal satu dengan yang lain dan tampil bersama-sama sepanjang hidup mereka. Bermula dari trio musikal di tahun 1990, Marsada menambah personil grup hingga menjadi sebesar sekarang sejak tahun 1999.

Orang Batak termahsyur dengan kemampuannya bermain musik, dan konsekuensinya Marsada berkembang di lingkungan yang erat dengan musik. Giat dalam menekuni musik tradisional dalam pengaruh kehidupan modern, Marsada telah mengembangkan aransemen mereka sendiri pada musik adat Batak (uning-uningan) maupun lagu daerah batak. Menggunakan instrumen tradisional bersama gitar akustik modern, Marsada memperluas akses musik mereka dengan menyelaraskan ritme/irama tradisional dan sentuhan Eropa dan Barat. Instrumen tradisional yang digunakan Marsada antara lain adalah hasapi (kecapi petik dengan dua senar); sulim (seruling bambu), garantung (sejenis gambang kayu), taganing (set yang terdiri dari 5 drum/gendang kayu dengan nada yang berbeda-beda), dan hesek (botol yang dipukul untuk memperindah musik).

Pendiri Marsada di tahun 1990, Marlundu Situmorang, disebutkan pertama kali memainkan gitar milik saudara tuanya (abang/kakak) pada umur enam tahun dan sejak itu selalu dekat dengan gitar. Dia dianugerahi suara yang seindah sutera, dan sebagai lead vocal sekaligus pemain gitar rhythm, dia berperan sangat besar untuk grup ini. Dua anggota lain dari trio yang mengawali grup ini adalah Kolous Sidabutar (bass) dan Jannen Sigalingging (hasapi/lead guitar), paduan dengan vokal oleh Lundu dengan sempurna membentuk kesatuan suara yang harmonis khas grup Batak.

Anggota-anggota terakhir yang bergabung, Tony Sidabutar, seperti anggota lainnya, mampu bertukar-tukar memainkan instrumen, tapi pengaruh utamanya tak diragukan lagi adalah permainan sulimnya yang indah. Tony membuat sendiri serulingnya dari bambu yang tumbuh di Pulau Samosir. Pada sulim, demikian juga pada perkusi ada Amir Sinaga. Henry Manik memperkaya pengaruh harmonisasi perkusi dengan hesek dan Amput Sidabutar berkreasi dengan penuh skill dalam permainan rhythm dan melody menggunakan garantung dan taganing.

— Courtesy Calabash Music

dari http://worldmusic.nationalgeographic.com/worldmusic/view/page.basic/artist/content.artist/marsada_21776 lalu saya terjemahkan ke blog ini… -translated by Andreas A. S.- 

 

January 18, 2008 Posted by alfredoandreas | Batak | | No Comments Yet

Dalihan Natolu (lanjutan…)

Dalihan Natolu itu:
1. Somba marhula-hula,
2. Manat mardongantubu,
3. Elek marboru.

Hula-hula itu adalah Keluarga Pemberi Istri, sering digelarkan Raja, sehingga otomatis istri anda itu menjadi boru ni Raja..
dikatakan SOMBA, artinya rasa hormat seperti kepada Raja.., dan sering terlihat pada acara2 adat, termasuk di posisi duduk.

Dongan Tubu itu adalah keluarga satu marga, sama marga atau marga yg ’sama/se-klan’ dgn marga kita…
dikatakan MANAT, artinya hati2, mreka ini bner2 berposisi sama dengan saudara kandung kita, bisa substitusi,
kebayang buat orang bermarga A, tp didaerahnya kebtulan ga ada yg marga A, smentara ada marga B yg seklan,
maka si marga B itu, layak mengambil posisi ini di peradatan. Jadi jgn cari gara2 sama dongantubu, bisa2 adat kita ga sah,

Boru itu, Keluarga Penerima Istri, yaitu marga2 apa saja yang mengambil boru marga kita, misalnya aku marga A, aku punya saudari boru A, dia dinikahin marga C, berarti keluarga C adalah Boruku..
dikatakan ELEK, mangelek artinya membujuk, meminta dengan segala kerendahan hati, maksudnya, kita harus ELEK ke Boru kita, karna mreka ini punya kewajiban untuk bekerja pada pesta adat jika kita memintanya, dan memintanya dengan kerendahan hati, klu tidak, bisa saja mreka mau bekerja(marhobas) tapi masakan dibiarin kurang garam, nasi ancur dan jelek, kan kita juga yang rugi..

begitulah.. penjelasan singkatku ttg dalihan natolu dalam kehidupan sosial batak (terutama dlm adat)

Kalau ada yang salah tolong diingatkan, untuk aku perbaiki.. smile.gif smile.gif

December 5, 2007 Posted by alfredoandreas | Batak | | 1 Comment

Pancasila (Batak Toba)

Sada: Dang adong na pajago-jagohon di jolo ni Debata
Dua : Maradat tu sude jolma
Tolu : Punguan ni halak Indonesia
Opat : Marbadai … marbadai, dungi mardame
Lima : Godang pe habis saotik pe sukkup

December 3, 2007 Posted by alfredoandreas | Batak | | No Comments Yet